“BUPATI SERAHKAN SK BLUD UNTUK 11 PUSKESMAS DI KABUPATEN HSS”
Selasa (27/09). Mengawali agendanya, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Drs. H. Achmad Fikry, M. AP menyerahkan Surat Keputusan (SK) mengenai penetapan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) Puskesmas kepada 11 Kepala Puskesmas di Kabupaten HSS, agar tenaga kesehatan dapat memanfaatkan SK ini dalam meningkatkan Pelayanan Kesehatan, berinovasi dan bertanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan pada tempat tugasnya.
Adapun yang menerima SK tersebut, meliputi 11 Puskesmas antara lain, Puskesmas Angkinang, Puskesmas Baruh Jaya, Puskesmas Bayanan, Puskesmas Jambu Hilir, Puskesmas Kaliring, Puskesmas Kalumpang, Puskesmas Padang Batung, Puskesmas Pasungkan, Puskesmas Simpur, Puskesmas Sungai Pinang dan Puskesmas Telaga Langsat.
Selesai penyerahan, saat diwawancarai Bupati HSS Drs. H. Achmad Fikry, M. AP mengatakan BLUD ini merupakan upaya pemerintah untuk lebih mempercepat proses pelayanan, puskesmas inikan ujung tombaknya pelayanan kesehatan dengan BLUD mereka tidak terikat aturan birokrasi yang ketat.
Dikatakan juga, dengan BLUD mereka punya fleksibilitas mengelola anggaran, hari 11 yang diserahkan dan 2 yang sudah (Puskesmas Kandangan & Puskesmas Nagara) berarti sudah 13. “Hari ini atau besok mulai lagi pendampingan dari BPKP yang 8 (Puskesmas Malinau, Puskesmas Bajayau, Puskesmas Wasah, Puskesmas Sungai Raya, Puskesmas Batang Kulur, Puskesmas Loksado, Puskesmas Bamban & Puskesmas Gambah), jika nanti yang 8 ini sebelum akhir tahun selesai, berarti memasuki tahun 2023 nanti kita sudah 21 Puskesmas jadi seluruhnya sudah BLUD “, kata Bupati.
“Kami berharap kepada Kepala Puskesmas yang hari ini menerima BLUD untuk bisa memahami aturan BLUD, hal-hal yang bersifat kelonggaran atau fleksibilitas sehingga tidak menunggu arahan dinas dan lain-lain, kalau sepanjang itu kewenangannya Kepala Puskesmas lakukan, namun tetap ikuti aturan yang berlaku”,ucap Bupati.
“Tapi disisi anggaran yang menguntungkan ada SiLPA, jadi kalau membutuhkan anggaran dan sudah BLUD walaupun habis menggunakan anggaran untuk Puskesmas mereka dapat menggunakan SiLPA”, jelasnya.
“Ini mungkin salah satu fleksibilitas tetapi semangatnya adalah dengan BLUD, semangatnya melayani masyarakat lebih baik dan lebih meningkat lagi dan sekali lagi tidak terikat dengan aturan-aturan yang agak ketat di birokrasi”,kata Bupati mengakhiri wawancaranya.