PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PENILAI LOMBA ASMAN TOGA TINGKAT PROVINSI KALIMATAN SELATAN TAHUN 2022

Tim penilai lomba Asuhan Mandiri (Asman) Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Prov. Kalsel) melakukan verifikasi lapangan di Desa Bajayau Tengah Kecamatan Daha Barat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS), Kamis (28/07/2022).

Sebelum melakukan verifikasi, Tim Penilai Prov. Kalsel ke Kantor Dinas Kesehatan Kab. HSS untuk melakukan verifikasi tanaman Toga. Tim Penilai disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj. Siti Zainab didampingi Camat Daha Barat Ahmad Yani.
Kemudian Tim Penilai menuju ke Kantor Kec. Daha Barat. Di Kantor Kec. Daha Barat, Tim Penilai di sambut oleh Ketua TP PKK Kec. Daha Barat, para pengurus TP PKK Kab. HSS, Camat Daha Barat, serta para pengurus TP. PKK Kecamatan. dan melanjutkan penilaian menuju Desa Bajayau Tengah Kec. Daha Barat.

Verifikasi penilaian dilakukan di Desa Bajayau Tengah Kecamatan Daha Barat yang merupakan salah satu perwakilan Kab. HSS dalam ajang lomba Asman Toga Tingkat Prov. Kalsel. Ada beberapa kategori yang dinilai, mulai dari Keluarga Binaan, Kader, Desa, PKK Desa, Kecamatan, Puskesmas Kecamatan dan Dinas Kesehatan.
Kedatangan Tim Penilai dalam rangka untuk memenuhi tugas Pemerintah Prov. Kalsel untuk melakukan penilaian Asman Toga dan Akupresur Tingkat Prov. Kalsel.

Ditemui usai penilaian Camat Daha Barat menjelaskan hari ini Tim Penilai lomba asman toga dari Prov. Kalsel datang ke Desa Bajayau Tengah, Kec. Daha Barat untuk memverifikasi dan melihat data dukung dan berkas lainnya dalam rangka penilaian lomba.
Beliau berharap setelah penilaian ini apa yang sudah di lakukan oleh kelompok asman toga kamboja 6 bisa terus berkembang.
“salah satu produk dari pada hasil kelompok asman toga kamboja 6 adalah jamu, baik yang seduh maupun yang pil, sehingga ini bisa menjadi nilai tambah bagi keluarga sebagai suatu jenis usaha keluarga”, ucapnya.

Lebih lanjut beliau mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan yang ada di kelompok asman toga kamboja 6 sebagai salah satu kebijakan di setiap kegiatan rapat, senam maupun kegiatan lainnya pihaknya mengusahakan agar ada penggunaan atau manfaat hasil olahan dari pada kelompok ini.
“ini semata-mata kami lakukan agar usaha dan kegiatan yang dilakukan masyarakat mendapat perhatian dan masyarakat tentu sangat bergembira dengan adanya timbal balik dari kami yaitu berupa hadil olahan itu kami beli dan kami gratiskan kepada para anggota yang ikut senam dikecamatan”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas