PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

WAKIL BUPATI HSS MONITORING PEMBANGUNAN TPA DAN INFRASTRUKTUR JALAN

Kamis (29/07/2021) Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan Syamsuri Arsyad, S.AP, MA bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) Sasmi Rifani, M.AP, Kepala Dispera KPLH Ronaldy Prana Putra, SSTP, M.Si, Kepala Bagian Pengadaan Barang Jasa Setda Mahyuni, ST, MM dan jajaran pemda lainnya melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) pengecekan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Desa Malutu, Kec. Sungai Raya dan dilanjutkan dengan pengecekan pembangun infrastruktur seperti jalan dan penerangan jalan umum (TPA) yang berlokasi di Batang Kulur, Desa Baru, Desa Hariti, Desa Malutu dan Desa Hamalau.
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan Syamsuri Arsyad, S.AP, MA menyampaikan, TPA merupakan tempat dibuangnya sampah-sampah yang sudah mencapai tahap akhir dalam pengelolaan sampah, oleh karena itu hal ini menjadi salah satu aspek yang darurat, karena setiap harinya sampah-sampah rumah tangga perlu dikumpulkan dan dihimpun.
“TPA ini merupakan salah satu hal yang urgent bagi kita, karena bagaimanapun juga sampah-sampah rumah tangga itu dikumpulkan dan dihimpun disini, sehingga tidak menutup kemungkinan dalam kurun waktu sekitar 4-5 tahun akan penuh lagi. Mudah-mudahan segera dapat diolah sekarang, sebab boleh jadi nantinya biaya satuan pengolahan menjadi lebih mahal,” ucap Wabup.
Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan memberikan saran saat berdiskusi dengan dinas terkait mengenai sampah agar pengelolaannya dapat melalui teknologi-teknologi yang mampu mengolah terlebih dahulu sampah mentah.
“Kita tadi bersdiskusi, siapa tahu ada teknologi yang memungkinakan bagi sampah-sampah itu agar tidak masuk secara mentah ke TPA, namun diolah terlebih dahulu sehingga yang masuk kesini tidak sebanyak ini lagi, kemudian mungkin saja biaya membikin baru dengan biaya kita menyediakan teknologi menjadi lebih ekonomis. Namun ini perlu dipelajari dulu secara teknis dan kami serahkan kepada yang berwenang menanganinya, mudah-mudahan ada gambaran yang dapat kita lakukan ke depannya,” tutur Wabup.
Beliau juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Hulu Sungai Selatan agar dapat membantu petugas-petugas dengan cara memilah dahulu sampah yang mau dibuang
“Oleh karena itu, dalam kesempatan yang baik ini, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Hulu Sungai Selatan, kalua bisa sampah itu dipilah dahulu dirumah. Sebab hal itu membantu sekali terhadap petugas-petugas kita di lapangan. Mengenai sistem pemilahan sampah ini, kami berharap agar sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terus dilakukan, sebab butuh waktu yang panjang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan hal ini,” tegas Wabup.
“Ini hampir 20-30 % nya sampah, ke depannya kebutuhan orang lebih banyak lagi, jika kita tidak lakukan upaya-upaya melalu teknologi dan sosialisasi penyadaran perilaku masyarakat terhadap sampah tentu akan jadi masalah. Selain itu kita juga terus mensosialisasikan arti penting tentang penggunaan masker, kita ini masih di suasana pandemi, apa lagi terkait hajatan perkawinan mereka baru tahu bahwa ada instruksi terbaru dari Bapak Bupati, maka penting sekali untuk selalu menggunakan masker, siapa tahu nanti ada orang luar yang datang berkunjung,” himbau Wabup.
Wakil Bupati menerima aspirasi dari masyarakat yang diwakilkan Kepala Desa agar dibikinkannya Penerangana Jalan Umum (PJU) dibeberapa titik, PJU merupakan lampu yang digunakan untuk penerangan jalan dimalam hari sehingga mempermudah pengguna jalan melihat dengan lebih jelas jalan yang akan dilalui pada malam hari, sehingga dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan.
“Kita juga tadi telah melihat-lihat kondisi jalan Desa Haritas dan Desa Baru, mudah-mudahan ini segera diperbaiki, kondisinya memang memprihatinkan, termasuk harapan dari kepala desa dan masyarakat mengenai Penerangan Jalan Umum (PJU), di mana ada beberapa titik yang belum ada PJU-nya dan akan kita sampaikan ke Kadispera KPLH, mudah-mudahan dalam waktu segera dapat difasilitasi penerangan di sekitaran Jalan Baru, sesuai permintaan yaitu 10 (PJU). Kami menghimbau, seperti yang sering disampaikan Bapak Bupati kalau kita berkunjung, apapun harapan dan aspirasi masyarakat, bisa didengar dan kita lihat kondisi serta kemampuan kita. Pada prinsipnya kita akan berusaha untuk penuhi, namun tentu ada prosesnya, yang mudahan dalam waktu segera dapat kita realisasikan,” pungkas Wabup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas