BUPATI HSS DORONG PENGUATAN KINERJA DAN BUDAYA KERJA PEMERINTAHAN DESA DI WILAYAH DAHA
Pemerintahan desa menjadi tempat pertama masyarakat menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan di tingkat desa menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) di bawah kepemimpinan Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos untuk membangun pemerintahan yang profesional, disiplin, dan semakin dekat dengan masyarakat. Perhatian terhadap hal tersebut tercermin dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Kinerja dan Budaya Organisasi bagi Pemerintahan Desa” dihadiri oleh Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., yang mewakili Bupati HSS di Aula Kantor Kecamatan Daha Utara, Selasa (13/10/2026).
FGD ini melibatkan jajaran pemerintahan desa dari tiga kecamatan, yakni Daha Selatan, Daha Utara, dan Daha Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut para camat, seluruh kepala desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Daha, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari ketiga kecamatan. Dalam arahannya, Wabup HSS H. Suriani menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Daha Utara atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pertemuan ini penting sebagai tempat bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan memperkuat pemahaman tentang kinerja serta budaya kerja yang baik di lingkungan pemerintahan desa. “Pemerintahan desa merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Berbagai kebutuhan, harapan, dan persoalan masyarakat banyak dijumpai pertama kali di tingkat desa. Oleh karena itu, kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah secara keseluruhan,” ujarnya.

Menurut Wabup, masyarakat tidak hanya membutuhkan pemerintah desa yang tertib dalam urusan administrasi, tetapi juga aparatur yang mampu memberikan solusi, bekerja dengan sungguh-sungguh, serta peduli terhadap kebutuhan dan aspirasi warganya. Untuk mewujudkannya, kinerja yang baik harus didukung budaya kerja yang kuat. Kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, dan komitmen dalam melayani masyarakat perlu menjadi kebiasaan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Wabup juga mengingatkan bahwa perubahan harus dimulai dari pemimpin. Kepala desa tidak cukup hanya meminta perangkatnya bekerja disiplin, tetapi perlu memberikan contoh melalui sikap dan tindakan nyata. Pemimpin yang menghargai waktu, terbuka terhadap masukan, dan bertanggung jawab dalam bekerja akan lebih mudah menumbuhkan kebiasaan positif di lingkungan pemerintahannya. Sebaliknya, kedisiplinan akan sulit terbangun apabila pemimpinnya sendiri tidak memberikan teladan.
Melalui FGD ini, diharapkan para kepala desa dan perangkatnya semakin memperkuat komunikasi, memperjelas pembagian tugas, meningkatkan kemampuan aparatur, serta melakukan evaluasi kinerja secara berkala. Kerja sama antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat juga perlu terus dijaga agar setiap program dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Penguatan kinerja dan budaya kerja di tingkat desa menjadi bagian penting dalam mendukung arah pembangunan Kabupaten HSS di bawah kepemimpinan Bupati HSS. Pemerintahan desa yang bekerja dengan baik diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas, mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
