PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

WABUP HULU SUNGAI SELATAN DORONG PENINGKATAN DAYA SAING IKM KERAJINAN BAMBU

Potensi kerajinan bambu di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus didorong agar mampu berkembang menjadi produk unggulan yang berdaya saing tinggi.

Hal ini terlihat dari kehadiran Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, S.Sos., M.AP, dalam kegiatan Pendampingan Pengembangan Sentra IKM Kerajinan Berbasis Bambu yang digelar di Hotel Qianna Inn, Kandangan, Selasa (05/05/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, S.T., M.M., dan berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Mei 2026, dengan diikuti sebanyak 35 peserta.

Turut hadir Ketua Dekranasda Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten HSS, serta Camat Loksado.

Dalam sambutan Bupati HSS yang dibacakan oleh Wakil Bupati HSS, disampaikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, atas dukungan melalui pelaksanaan kegiatan pendampingan tersebut.

Program ini dinilai menjadi dorongan penting bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), terutama di sektor kerajinan berbasis bambu yang memiliki potensi besar di Kabupaten HSS. Selain melimpah sebagai sumber daya alam, bambu juga memiliki nilai tambah tinggi apabila diolah menjadi produk kerajinan yang inovatif.

Namun demikian, pelaku IKM masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan desain dan inovasi produk, kualitas produksi, hingga aspek pemasaran dan pengemasan. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan ini menjadi sangat strategis karena tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga keterampilan praktis dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menghasilkan produk kerajinan bambu yang lebih berkualitas, bernilai tambah, dan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Lebih jauh, pengembangan IKM juga dipandang sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, membuka peluang lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten HSS pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sektor IKM melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dengan adanya pendampingan ini, Sentra IKM Kerajinan Bambu di Kabupaten HSS diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu produk unggulan daerah yang dikenal lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas