PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

RATUSAN SANTRIWATI DIWISUDA, WABUP HSS TEKANKAN FONDASI AKHLAK DI ERA MODERN

Ada rasa haru yang sulit disembunyikan, bercampur bangga yang begitu terasa. Itulah suasana yang mengiringi prosesi Wisuda Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) di MDT Al Busyru, Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan, Minggu (03/05/2026).

Sebanyak 294 santriwati dari 17 MDT resmi diwisuda pada momen tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati HSS, H. Suriani, S.Sos., M.AP, bersama sejumlah tokoh penting lainnya, mulai dari Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan TGH. Ahmad Syairazi, Kapolres HSS, Kepala Kemenag HSS beserta jajaran, Kabid Pakis Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, Ketua Yayasan, hingga Ketua Forum Komunikasi MDT HSS.

Dalam sambutan Bupati HSS H. Syafrudin Noor yang disampaikan oleh Wabup HSS pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan penanda penting dalam perjalanan menuntut ilmu agama.

“Hari ini adalah hari istimewa. Bukan hanya karena mengenakan pakaian wisuda, tetapi karena kalian telah menapaki satu tahapan penting dalam menuntut ilmu agama, yang akan menjadi bekal hidup sepanjang masa,” ujarnya.

Beliau mengingatkan, di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat dan persaingan yang kian ketat, fondasi utama generasi tetap harus bertumpu pada akhlak, iman, dan ilmu sebagai penuntun arah kehidupan.

Menurutnya, Madrasah Diniyah Takmiliyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Para santri tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an dan memahami ajaran Islam, tetapi juga dibekali adab serta nilai moral sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini bukan sekadar pendidikan tambahan, melainkan investasi moral untuk masa depan daerah dan bangsa. Generasi berilmu tanpa akhlak akan kehilangan arah, sementara generasi berilmu dan beradab akan menjadi cahaya bagi lingkungannya,” tegasnya.

Beliau juga berpesan kepada para santriwati agar tidak berhenti belajar setelah diwisuda. Ilmu yang telah diperoleh diharapkan dapat diamalkan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Kepada para orang tua, Bupati turut menyampaikan apresiasi atas peran besar dalam mendampingi dan mendidik anak-anak hingga sampai di titik ini.

“Keberhasilan hari ini merupakan buah dari doa, kesabaran, dan pengorbanan orang tua. Teruslah mendampingi mereka, karena pendidikan terbaik tidak hanya berlangsung di madrasah, tetapi juga di rumah,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Beliau mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, dengan harapan ilmu yang diperoleh membawa keberkahan dan menjadikan mereka generasi Qur’ani yang membanggakan Kab. HSS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas