DUKUNG KETAHANAN EKONOMI, PEMKAB DAN PENGUSAHA HSS SINERGI DALAM GERAKAN KETELADANAN ZAKAT
Momentum bulan suci kian terasa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Bertempat di Pendopo Bupati HSS pada Kamis (12/3/2026), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten HSS sukses menyelenggarakan aksi “Keteladanan Zakat Pimpinan”. Acara ini menjadi panggung kolaborasi antara birokrasi dan sektor swasta dalam memperkuat jaring pengaman sosial melalui instrumen zakat. Hadir mewakili Bupati HSS, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. Muhammad Noor, M.AP yang memimpin langsung jajaran pejabat pemerintah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menunaikan kewajiban zakat mereka. Menariknya, gerakan ini tidak hanya diikuti oleh kalangan pemerintahan, tetapi juga mendapat respons positif dari sejumlah pengusaha lokal yang turut menyalurkan zakat penghasilannya melalui Baznas HSS.
Ketua Baznas HSS, H. Muhammad Yunus, menekankan bahwa zakat adalah kewajiban fundamental bagi setiap Muslim yang telah mencapai nisab. Ia mengingatkan bahwa di balik harta yang dimiliki, terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan.
“Yang terpenting kita sadari bahwa zakat ini bukan sekadar kewajiban, tapi pembersih atas penghasilan kita. Kami akan memastikan seluruh dana yang terhimpun dari para pimpinan, ASN, dan pengusaha ini segera mengalir kepada para mustahik melalui berbagai program bantuan Ramadan yang telah kami susun,” ujar Muhammad Yunus.

Dalam sambutannya, Sekda H. Muhammad Noor menyoroti tema besar kegiatan tahun ini, yakni “Zakat Menguatkan Indonesia”. Ia memaparkan bahwa zakat memiliki dimensi ganda, yakni dari sisi spiritual dan sosial. Dalam dimensi spiritual zakat sebagai bentuk ketaatan dan sarana menyucikan jiwa, sedangkan dalam dimensi sosial ia sebagai mesin penggerak ekonomi yang mampu menciptakan keseimbangan dan ketahanan sosial di tengah masyarakat.
“Pemimpin harus mampu menjadi menjadi cermin dan teladan bagi masyarakat yang dipimpinnya. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan budaya peduli bahwa berbagi adalah bagian dari identitas kita di HSS,” tegasnya saat membacakan sambutan Bupati HSS, H. Syafrudin Noor,SE, S.Sos.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Pemerintah Kabupaten HSS berencana menggandeng Baznas untuk memberikan apresiasi khusus bagi para pembayar zakat (muzaki). Penghargaan ini ditujukan terutama bagi para pengusaha dan wajib zakat yang selama ini konsisten menyalurkan dananya melalui lembaga resmi. Langkah ini diharapkan dapat memacu optimalisasi potensi zakat di daerah, sehingga dampak yang dirasakan oleh masyarakat kurang mampu dapat lebih signifikan dan berkelanjutan.
(Kominfo-HSS/AJP/12032026)
