GERAKAN AKSI REMAJA KELUARGA BERKUALITAS, PERKUAT UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI HULU SUNGAI SELATAN
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang juga penasihat DWP Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, menghadiri kegiatan Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Sungai Raya, Kamis (26/02/2026).
Kehadiran TP PKK Kabupaten HSS menjadi wujud dukungan nyata dalam memperkuat upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui peran keluarga dan pemberdayaan perempuan.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPAKB) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten HSS.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua DWP Provinsi Kalsel, Hj. Masrupah Syarifuddin, serta dihadiri Kepala DPPPAKB Provinsi Kalsel beserta jajaran pengurus DWP Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan dalduk KB Kabupaten HSS, Kepala Dinas PMD dan PPPA Kabupaten HSS, pengurus TP PKK Kabupaten HSS, pengurus DWP Kabupaten HSS, Camat Sungai Raya, serta Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Raya.
Sebagai bentuk intervensi langsung dalam pencegahan stunting, kegiatan ini juga menyerahkan sebanyak 50 paket bantuan gizi kepada sasaran prioritas, yakni remaja puteri, ibu hamil dan calon pengantin (catin). Paket bantuan tersebut berisi susu bubuk, telur ayam, minuman kemasan, keju, serta biskuit kaleng guna membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi kelompok rentan.
Selain penyaluran bantuan, rangkaian kegiatan turut diisi dengan sosialisasi dan edukasi pencegahan stunting oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk KB Kabupaten HSS yang diikuti para santriawati Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putri. Edukasi tersebut menekankan terkait Stunting, pentingnya pola hidup sehat, serta pemenuhan gizi seimbang.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten HSS bersama DWP menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta penguatan ketahanan keluarga sebagai langkah strategis menekan angka stunting di daerah.
Kegiatan diakhiri dengan kunjungan lapangan bersama ke salah satu keluarga berisiko stunting di Desa Ida Mangga sebagai bentuk pendampingan langsung dan perhatian berkelanjutan kepada masyarakat sasaran.
(Kominfo-HSS/ACL/26020226)
