PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

DARI KEPEDULIAN MENJADI HUNIAN, 20 RUMAH RITK DIRESMIKAN DI HULU SUNGAI SELATAN

Sebanyak 20 petugas kebersihan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) kini memiliki harapan baru untuk tinggal di hunian yang lebih layak. Melalui program Rumah Inti Tumbuh Konvensional (RITK), puluhan rumah bantuan resmi dibangun di Desa Sungai Raya Selatan, Kecamatan Sungai Raya, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan komunitas petugas kebersihan yang selama ini hidup dengan keterbatasan hunian.

Program pembangunan rumah tersebut diresmikan oleh Pemerintah Kab. HSS bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF. Peresmian ditandai dengan pemotongan untaian bunga melati oleh Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP, bersama Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PKP Anggoro Putro, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF Bonai Subiakto, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Selatan Rahmiyanti Janoezir, Kamis (5/1).

Dalam sambutan Bupati HSS H. Syafrudin Noor yang dibacakan Wakil Bupati, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SMF atas dukungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan Rumah Komunitas Petugas Kebersihan di atas lahan milik Pemerintah Daerah Kab. HSS. Program ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap para petugas kebersihan yang memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan daerah.

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas dukungan pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas berupa akses jalan perumahan. Dukungan tersebut membuat kawasan rumah komunitas ini dapat diakses dengan baik, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penghuninya.

Sebanyak 20 unit RITK yang dibangun memiliki luas bangunan awal 18 meter persegi. Rumah ini dirancang agar dapat dikembangkan secara bertahap oleh masing-masing penerima manfaat sesuai kemampuan, sehingga ke depan dapat memenuhi kebutuhan hunian keluarga yang lebih layak dan sehat.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Selatan Rahmiyanti Janoezir menyampaikan bahwa program RITK sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk petugas kebersihan. Program ini diharapkan menjadi solusi hunian berkelanjutan yang dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Melalui program tersebut, SMF menyalurkan bantuan hibah TJSL sebesar Rp1,190 miliar untuk pembangunan 20 unit rumah yang disalurkan melalui BKM Mitra Sejati Kecamatan Kandangan. Program ini menjadi pilot project RITK di Kalimantan dan direncanakan akan dikembangkan secara terpadu di kawasan seluas 3 hektare.

Salah satu penerima manfaat, Maulina, petugas Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Kandangan, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan rumah yang diterimanya. Sebelumnya, ia dan keluarga harus tinggal menumpang dengan kondisi yang terbatas. “Bantuan Rumah Inti Tumbuh Konvensional ini benar-benar memberikan dampak besar bagi kami,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas