PANEN RAYA SEMANGKA AMARA F1, BUPATI HSS DORONG PENINGKATAN EKONOMI PETANI

Hasil panen semangka AMARA F1 di wilayah Daha menunjukkan potensi pertanian yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Hal ini terlihat dalam Semarak Panen Raya Semangka AMARA F1 yang digelar di Pelabuhan Daha Selatan, Kamis (17/09). Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., bersama Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menghadiri kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., Ketua GOW HSS Hj. Misnawati Suriani, Managing Director PT East West Seed Indonesia (EWINDO) Isak Heryawan, General Manager Commercial EWINDO Budi Haryono, Sekretaris Daerah HSS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., para Kepala OPD, Camat Daha Selatan, serta Ketua Kelompok Tani Karya Rakat Mufakat.

Kegiatan panen raya turut diramaikan Lomba Karnaval Perahu Hias dengan membawa hasil panen semangka sebagai bagian dari promosi potensi pertanian masyarakat Daha, serta lomba Bobot Buah Semangka yang diraih oleh Bapak Rasyid sebagai juara 1 dengan buah seberat 14 kg. Pada kesempatan yang sama, Bupati HSS menyerahkan secara simbolis Bantuan Rumah Swadaya (BRS) kepada 60 kepala keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), terdiri dari 30 KK di Desa Baruh Jaya, 15 KK di Desa Sungai Mandala, dan 15 KK di Desa Mandala Murung Mesjid. Bupati HSS H. Syafrudin Noor mengatakan, panen raya tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Daerah bersama PT East West Seed Indonesia (Cap Panah Merah), pemerintah kecamatan dan desa, penyuluh, serta para petani.

Menurut Beliau, semangka yang dihasilkan di wilayah Daha memiliki kualitas yang baik, dengan rasa manis, tekstur padat, dan ukuran buah yang besar. Dengan masa tanam sekitar 75 hari, komoditas ini dinilai memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan petani. “Budidaya semangka ini sangat menjanjikan. Sebagai contoh, dengan modal sekitar Rp200 juta dapat menghasilkan penjualan sekitar Rp450 juta, sehingga keuntungan mencapai kurang lebih Rp250 juta,” ujar Bupati.

Managing Director EWINDO Isak Heryawan turut mengapresiasi keberhasilan petani menghasilkan panen di tengah musim kemarau. Ia menjelaskan, varietas AMARA F1 memiliki rasa manis dan renyah, mudah berbuah dan dipolinasi, tidak mudah pecah, serta memiliki produktivitas yang baik untuk kondisi lahan pasang surut di wilayah Negara dan Daha saat musim kemarau. Pengembangan semangka juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan pada musim penghujan. Hasil panen AMARA F1 dari Daha bahkan telah didistribusikan ke sejumlah daerah, termasuk Jawa, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten HSS bersama EWINDO akan melanjutkan sinergi dalam pengembangan pertanian melalui dukungan infrastruktur, distribusi hasil panen, penyediaan benih berkualitas, serta pendampingan bagi petani. Festival panen raya juga direncanakan kembali digelar dengan lebih semarak pada tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas