BUKA PELATIHAN PESTISIDA TERBATAS, SEKDA HARAPKAN BISA TINGKATKAN KAPASITAS PETANI
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bekerja sama dengan Alishter menggelar acara Pelatihan Pestisida Terbatas bagi para petani. Kegiatan yang dilangsungkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Angkinang, Desa Bamban Selatan pada Rabu (06/05/2026), ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Drs. H. Muhammad Noor, M.AP, yang hadir mewakili Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, SE, S.Sos. Pelatihan ini diikuti oleh 110 orang peserta yang berasal dari delapan kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten HSS. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali petani dengan pengetahuan teknis mengenai penggunaan pestisida yang aman dan bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif Alishter Pusat, Syafrizal, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan di HSS ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan. Syafrizal memaparkan bahwa Alishter menaungi 60 perusahaan produsen dan telah aktif sejak tahun 2016.
”Sejak tahun 2016 kami sudah menyelenggarakan pelatihan untuk petani di 406 lokasi yang tersebar di 288 kabupaten dan kota di Indonesia, dengan total peserta yang telah dilatih mencapai sekitar 40 ribu orang. Untuk HSS sendiri, ini merupakan pelaksanaan pelatihan yang ke-3 kalinya” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini sangat krusial untuk memberikan wawasan penggunaan pestisida yang tepat demi mendukung produktivitas pertanian menuju swasembada pangan, khususnya terkait penggunaan pestisida yang mengandung Paraquat Dichloride dan bersifat membakar.

Apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten HSS melalui sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekda, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Alishter karena telah memilih HSS sebagai lokasi pelatihan.
”Potensi penggunaan yang sangat masif saat ini juga memiliki risiko yang harus dipahami, agar petani lebih profesional dalam melaksanakan proses pertanian. Petani wajib mengetahui bagaimana penggunaan yang aman, ramah lingkungan, dan memahami dampak jangka panjangnya,” tegas Sekda.
Para peserta juga diimbau untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius. Sekda berharap peserta dapat belajar, bertanya, dan berdiskusi aktif dengan narasumber, sehingga ilmu yang didapatkan dapat disebarluaskan kepada petani lain di lingkungan masing-masing dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian HSS Hj. Lutfiana, SP, MP, Ketua Alishter Provinsi Kalimantan Selatan, Sekretaris Kecamatan Angkinang, jajaran Forkopimcam, Anggota Alishter Provinsi Kalimantan Selatan, serta Kepala BPP Angkinang beserta jajarannya.
(Kominfo-HSS/AJP/06052026)
𝐻𝑆𝑆 𝑆𝐸𝑀𝐴𝑁𝐺𝐴𝑇 (𝑆𝑒𝑗𝑎ℎ𝑡𝑒𝑟𝑎, 𝑀𝑎𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖, 𝐴𝑔𝑎𝑚𝑖𝑠, 𝑀𝑒𝑛𝑔𝑎𝑦𝑜𝑚𝑖 𝑑𝑎𝑛 𝑇𝑒𝑘𝑛𝑜𝑙𝑜𝑔𝑖𝑠)
