PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

WABUP HSS HADIRI HAUL KE-2 ABUYA KH. SAIFUL ISLAMY

Selasa (28/04). Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Suriani, S.Sos., M.AP., menghadiri Peringatan Haul ke-2 Tuan Guru KH. Saiful Islamy Bin H. Mar’i yang digelar di Makam KH. Saiful Islamy, Pondok Pesantren Tarbiyatul Furqan, Jl. Kapten Piere Tendean, Kelurahan Jambu Hilir, Kandangan.

Kegiatan penuh khidmat tersebut turut dihadiri para habaib, alim ulama, Forkopimca, serta jemaah yang datang untuk mengenang dan mendoakan sosok ulama kharismatik yang telah meninggal.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Suriani membacakan sambutan tertulis Bupati HSS yang menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya haul sebagai wujud cinta, penghormatan, dan doa kepada almarhum Abuya KH. Saiful Islamy.

“Haul bukan sekadar mengenang mereka yang telah wafat, tetapi menjadi momentum untuk meneladani jejak hidupnya, menghidupkan ajaran-ajarannya, serta memperkuat ikatan batin kita dengan para ulama sebagai pewaris Nabi,” demikian disampaikan dalam sambutan.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa Abuya KH. Saiful Islamy bukan hanya seorang guru, melainkan pelita yang menerangi jalan umat. Dedikasi beliau dalam dunia pendidikan, dakwah, dan pembinaan masyarakat melalui Pondok Pesantren Tarbiyatul Furqan menjadi warisan berharga yang tak lekang oleh waktu.

Jejak perjuangan beliau tidak hanya berdiri pada bangunan fisik, tetapi tertanam kuat dalam hati para santri, keluarga, dan masyarakat luas. Ilmu, adab, dan nilai-nilai yang beliau tanamkan akan terus hidup selama diwariskan kepada generasi penerus. Inilah hakikat amal jariyah yang sesungguhnya.

“Pada malam ini, kita hadir bukan hanya untuk mendoakan, tetapi juga memastikan bahwa cahaya perjuangan beliau tidak pernah padam,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan memandang keberadaan ulama dan pesantren sebagai pilar penting dalam membangun karakter masyarakat. Tradisi keilmuan dan keagamaan yang kuat menjadi fondasi dalam menciptakan kehidupan yang damai, tertib, dan berakhlak.

Melalui momentum haul ini, masyarakat, khususnya generasi muda, diajak untuk semakin dekat dengan ulama, mencintai majelis ilmu, serta meneladani kesungguhan para pendahulu dalam menuntut dan mengamalkan ilmu.

“Jangan hanya mengagumi sosok ulama, tetapi lalai melanjutkan perjuangannya. Cara terbaik menghormati beliau adalah dengan meneruskan nilai-nilai yang telah ditanamkan,” tegasnya.

Selain itu, pentingnya memperkuat pendidikan agama, mempererat ukhuwah, serta menjadikan pesantren sebagai pusat lahirnya generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing juga menjadi pesan utama dalam peringatan tersebut.

“Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan beliau, menjaga warisan ilmu, dan menyalakan cahaya kebaikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas