PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

SEKDA HSS PIMPIN RAPAT KOORDINASI TPKAD 2026, PERLUAS AKSES KEUANGAN HINGGA KE DESA

Akses layanan keuangan yang mudah dan aman masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Menjawab hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) terus memperkuat langkah nyata melalui Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Tahun 2026 bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan (OJK).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kab. HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP, yang dilaksanakan di Aula Rakat Mufakat Sekretariat Daerah, Selasa (21/04/2026).

Dalam rapat tersebut, Sekda didampingi oleh Tim Pakar Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah. Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para kepala perangkat daerah terkait, perwakilan BUMD dan BUMN, Badan Pusat Statistik, serta unsur pemangku kepentingan lainnya.

Rapat ini menjadi langkah penting untuk menyatukan arah dan kerja bersama dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah evaluasi pelaksanaan program kerja TPKAD tahun sebelumnya, guna melihat capaian, kendala di lapangan, serta menentukan langkah perbaikan ke depan.

Melalui evaluasi tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam hal kemudahan menabung, mendapatkan pembiayaan usaha, serta menghindari praktik pinjaman tidak resmi yang merugikan.

Beberapa program prioritas yang terus didorong antara lain Program Satu Rekening Satu Pelajar atau KEJAR yang bertujuan membiasakan pelajar menabung sejak dini, Kredit atau Pembiayaan Melawan Rentenir atau KPMR sebagai solusi pembiayaan yang lebih aman bagi masyarakat, serta pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif di desa guna mendekatkan layanan keuangan langsung ke masyarakat.

Selain itu, penguatan bank sampah juga menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui pengelolaan lingkungan.

Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, di antaranya perbaikan program kerja agar lebih tepat sasaran, penguatan komitmen antar instansi, serta penyusunan rencana aksi lanjutan yang lebih terarah dan terukur untuk Tahun 2026. Koordinasi lintas sektor juga akan terus ditingkatkan guna mengatasi berbagai kendala yang dihadapi sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan informasi terkait TPAKD Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kinerja TPAKD di daerah, sekaligus mendorong peningkatan kinerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten HSS ke depan.

Dalam arahannya, Sekda HSS menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan program TPAKD dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses terhadap layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Adapun beberapa program prioritas yang terus didorong meliputi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR), pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di wilayah pedesaan, serta penguatan ekosistem bank sampah sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat

-HSS SEMANGAT- “Sejahtera, Mandiri, Agamis, Mengayomi, dan Teknologis”.

(Kominfo-Hss/ACL/21042026)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas