WABUP HSS PACU PERCEPATAN KOPERASI MERAH PUTIH, TARGET 30 PERSEN RAMPUNG JULI 2026
Langkah percepatan pembangunan koperasi desa terus didorong Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sebagai upaya nyata memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa.
Hal ini ditegaskan Wakil Bupati HSS, H. Suriani, S.Sos., M.AP saat memimpin rapat progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Senin(30/3/2026) di Aula Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kab. HSS.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan bagi pembangunan Koperasi Merah Putih. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ekonomi berbasis desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Dalam pemaparan rapat, pembangunan KDKMP di Kab. HSS saat ini telah berjalan di 25 titik desa. Capaian progres tertinggi berada di Desa Lumpangi yang telah mencapai 82 persen. Secara keseluruhan, Pemkab HSS menargetkan pembangunan 43 gerai koperasi atau sekitar 30 persen dari total 148 desa dan kelurahan.
Business Assistant Kabupaten, Wahyu Amrullah, menyampaikan bahwa aspek legalitas KDKMP di Kab. HSS telah rampung 100 persen. Selain itu, seluruh Rapat Anggota Tahunan telah terjadwal, sementara pembangunan fisik gerai terus berjalan. Sejumlah unit usaha bahkan mulai dirintis melalui kemitraan, seperti usaha penjualan pupuk di Taniran Kubah dan pakan ternak di Gumbil.

Wakil Bupati HSS menegaskan bahwa secara kelembagaan koperasi telah terbentuk dengan baik. Namun demikian, percepatan pembangunan fisik menjadi fokus utama saat ini. Dari total target, sebanyak 25 titik masih dalam proses pembangunan, sementara 17 titik lainnya masih dalam tahap persiapan.
“Kita terus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sebagai lokasi pembangunan. Ini bagian dari upaya konkret untuk memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Di sisi lain, tantangan geografis turut menjadi perhatian, khususnya di wilayah rawa seperti Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, serta sebagian Kecamatan Kalumpang. Kondisi tersebut menyulitkan pembangunan karena konstruksi bangunan koperasi menggunakan desain baku yang tidak sepenuhnya sesuai dengan karakter lahan rawa.
Meski demikian, Pemkab HSS bersama TNI dan instansi terkait terus berupaya mencari solusi, termasuk mengidentifikasi lahan alternatif yang layak dan sesuai ketentuan.
Wabup HSS menegaskan bahwa program KDKMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang harus disukseskan bersama. Ia pun menargetkan minimal 30 persen pembangunan koperasi dapat rampung pada Juli 2026.
“Ini bukan hanya program pembangunan, tetapi upaya nyata meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Kami mengajak semua pihak untuk bergerak bersama, mempercepat penyediaan lahan, dan memastikan program ini berjalan optimal,” tegasnya.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab HSS optimistis Koperasi Merah Putih akan menjadi pilar ekonomi baru di desa, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
HSS SEMANGAT : Sejahtera, Mandiri, Agamis, Mengayomi dan Teknologis
