WABUP HSS TINJAU KAMPUNG HARUAN (GABUS) DESA ASAM, POTENSI PENGUATAN PERIKANAN TERUS DIDORONG
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan potensi lokal sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan dengan peninjauan langsung Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan H. Suriani, S.Sos., M.AP ke Kampung Haruan yang berada di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Rabu (07/01).
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS Hj. Lutfiana, SP., MP., Kepala Desa Asam, serta jajaran staf Bidang Perikanan. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung potensi perikanan air tawar, khususnya ikan haruan.

Usai melakukan peninjauan, Wakil Bupati HSS H. Suriani menyampaikan bahwa Kampung Haruan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, “Hari ini kami bersama Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan, Kepala Desa Asam, serta staf Bidang Perikanan meninjau langsung keberadaan Kampung Haruan. Kami melihat potensi besar ikan haruan dan ikan air tawar lainnya yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan hasil perikanan daerah,” ungkapnya.
“Kami juga mendorong pemerintah desa, khususnya Desa Asam, agar terus meningkatkan produksi ikan. Dengan sinergi yang baik, potensi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS Hj. Lutfiana menjelaskan bahwa Desa Asam telah dicanangkan sebagai Desa Kampung Haruan sejak tahun 2021, dengan tujuan pengembangan ikan haruan yang dikenal memiliki kandungan Albumen tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan.
“Desa Asam memang telah dicanangkan sebagai Kampung Haruan sejak 2021. Potensi ini sangat besar, tidak hanya untuk produksi ikan konsumsi, tetapi juga untuk pengembangan produk kesehatan berbasis Albumen, hari ini kami dapat mendampingi Bapak Wakil Bupati melihat langsung keberadaannya,” jelasnya.
“Mudahan-mudahan potensi ini dapat terus dikembangkan dan bisa memproduksi Albumen sebagai pemenuhan konsumsi ikan bagi masyarakat. Ke depan, tidak menutup kemungkinan Kampung Haruan ini menjadi desa wisata tematik yang mampu menarik minat masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa,” pungkasnya.
