SEKDA HSS BUKA PELATIHAN PETUGAS VERIFIKASI DATA LAPANGAN DTSEN 2025
Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab. HSS) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendataan sosial demi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Dalam rangka memastikan akurasi dan validitas data, Sekretaris Daerah Kab. HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., secara resmi membuka Pelatihan Petugas Verifikasi Data Lapangan (Ground Check) DTSEN 2025 di Aula Rakat Mufakat Setda Kab. HSS, Kamis (27/2/2025).
Pelatihan ini bertujuan membekali petugas dengan pemahaman yang seragam dalam melakukan verifikasi data di lapangan. Kepala Dinas Sosial Kab. HSS, Nordiansyah, S.Sos, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa proses verifikasi akan berlangsung mulai 1 hingga 30 Maret 2026, dengan satu petugas ditugaskan di setiap kecamatan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. HSS, Agung Setiawan Prasetya, S.ST., M., menekankan pentingnya keseriusan dan konsentrasi petugas dalam memahami prosedur verifikasi data. “Penting bagi para petugas untuk menyamakan persepsi, sehingga hasil pendataan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Selain itu, koordinasi dan komunikasi antarpetugas serta dengan instansi terkait harus tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekda HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., menegaskan bahwa keseragaman metode dalam pendataan menjadi kunci utama agar tidak terjadi perbedaan interpretasi di lapangan. “Saya harap semua petugas dapat bekerja dengan teliti, mengikuti pedoman yang telah ditetapkan, dan menjaga akurasi data. Keseragaman dalam metode pendataan sangat penting agar tidak terjadi perbedaan interpretasi di lapangan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam pelaksanaan tugas pendataan.“Data yang dikumpulkan ini sangat berharga sebagai dasar penyusunan kebijakan. Oleh karena itu, saya tekankan kepada semua petugas agar bekerja dengan jujur, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petugas dalam melakukan verifikasi data, sehingga pelaksanaan DTSEN 2025 dapat berjalan dengan optimal serta menghasilkan data yang valid dan akurat demi perencanaan pembangunan yang lebih baik.