2 RANPERDA HSS, EKSEKUTIF AJUKAN TAMBAHAN MODAL BPR & LEGISLATIF AJUKAN DESA WISATA
Di penghujung tahun 2024 ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Rapat Paripurna (Rapurna) berupa pengajuan 2 buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Rapat ini digelar di Ruang Utama Gedung DPRD dan dihadiri oleh pihak eksekutif dan legislatif. Rapurna ini dibuka dan dipimpin oleh Wakil Ketua I H. Husnan, S.Ag didampingi Wakil Ketua II, H.M. Kusasi, SE, S.AP, MM. Sementara di pihak eksekutif dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs.H. Muhammad Noor, M.AP mewakili Penjabat (Pj) Bupati HSS, Endri, AP, M.AP. (Jum’at,27/12).
Rapurna yang digelar ini merupakan rapat awal berupa pengajuan 2 buah draft Ranperda, masing-masing oleh pihak eksekutif dan inisiatif dari pihak legislatif. Pihak eksekutif melalui sambutan Pj. Bupati yang dibacakan Sekda M. Noor menyampaikan Ranperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemkab HSS Kepada PT. Bank Perkreditan Daerah (BPR) HSS.

“BPR terbukti sangat penting dalam membantu perekonomian masyarakat bawah sekaligus juga sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), Keberadaannya selama ini sangat membantu dalam permodalan usaha mikro di kalangan petani, peternak, UMKM dan pedagang kecil. Modal dasar yang telah diterima sampai tahun 2023 lalu baru 7 milyar, sehingga masih banyak sisa modal yang belum dicairkan dari 20 milyar sebagaimana ketetapan Anggaran Dasar Perusahaan yang semestinya. Dengan demikian perlu adanya penambahan modal setiap tahun sebagaimana mestinya dengan besaran sesuai dengan yang disetujui oleh DPRD HSS. Untuk Tahun 2025 setidaknya perlu tambahan permodalan sebesar 2 milyar rupiah” ungkapnya.
Sementara itu untuk Ranperda Ke-2 yang merupakan inisitif DPRD HSS, berkenaan dengan pembentukan Desa Wisata di HSS yang dipaparkan oleh Drs. H.Bustami, MM mewakili Bapemperda DPRD.

“Kita ingin memberdayakan msayarakat desa yang kreatif dalam mengelola potensi wisata di HSS ini, sehingga bisa menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat bawah. Selain itu potensi desa kalau dikelola dengan profesional akan membuka peluang usaha disamping pertanian, perikanan dan perkebunan. Hal ini diharapkan bisa ikut meningkatkan percepatan pembangunan di desa melalui daya tarik wisatanya” ungkapnya.
Usai pemaparan, dilakukan serah terima draft Ranperda baik dari pihak eksekutif diwakili Sekda dan legislatif oleh unsur pimpinan rapat, untuk dipelajari dan selanjutnya akan dibahas mendalam pada rapat selanjutnya. Turut hadir dalam kegiatan ini para Asisten, Staf Ahli, beberapa Kepala OPD, para Camat dan anggota DPRD HSS.
(Kominfo-HSS/AJP/HSS).