HSS RAIH PENGHARGAAN KHUSUS PENANGGULANGAN KEMISKINAN PADA MASA COVID-19
Kabupaten Hulu Sungai Selatan mendapatkan penghargaan khusus penanggulangan kemiskinan pada masa pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan pada saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrengbangnas) 2022 yang dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis(28/04/2022)
Secara virtual bertempat di Ruang Media Center, Bupati Hulu Sungai Selatan Drs. H. Achmad Fikry, M. AP mengikuti pembukaan tersebut yang turut didampingi Sekretaris Daerah Drs. H. Muhammad Noor M.AP, Kepala Bappelitbangda Kab. HSS M. Arliyan Syahrial, M.Pd, Kepala Dinas Sosial Kab.HSS Nordiansyah, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. Siti Zainab, Kepala Dinas PMD Kab.HSS Susilo Adianto, SSTP, M.Si
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan sejumlah arahan untuk dijadikan pegangan bersama dalam menghadapi gejolak ekonomi global.
Pertama, Presiden meminta jajarannya bekerja fokus untuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan menggunakan potensi belanja barang dan modal untuk membeli produk dalam negeri.
“Saya ingatkan lagi, potensi belanja barang dan modal dan jasa di pusat ini ada Rp526 triliun, di daerah Rp535 triliun. Artinya, total sudah Rp1.062 triliun plus BUMN Rp420 triliun. Ini angka yang besar sekali. Jangan sampai, sekali lagi, angka yang sangat besar sekali ini dibelanjakan untuk barang-barang impor sehingga produksi dalam negeri tidak berkembang meningkat. Arahkan semuanya pembelian ke produk-produk dalam negeri. Hilangkan, kurangi sebanyak-banyaknya pembelian produk impor,” ucap Presiden.
Di saat yang bersamaan, Presiden juga mendorong pembuatan kebijakan yang berpihak bagi industri substitusi impor yang memproduksi kebutuhan dalam negeri, serta melakukan pendampingan bagi UMKM agar naik kelas.
Kedua, Presiden meminta percepatan proses hilirisasi Industri yang dilakukan di dalam negeri. Misalnya, mendorong daerah-daerah yang memiliki pertambangan untuk segera membangun smelter sehingga nilai tambah akan meningkat berlipat-lipat dan membuka lapangan kerja yang sebesar-besarnya.
“Sekali lagi saya ingatkan, jangan kita hanya menjadi negara pengekspor bahan mentah, pengekspor raw material, setop,” katanya.
Ketiga, Kepala Negara mendorong peningkatan produktivitas dan kemandirian di sektor pangan dan energi. Menurutnya, pangan dan energi merupakan dua sektor yang sangat krusial ke depannya dan Indonesia memiliki potensi pada keduanya.
“Oleh sebab itu, sekali lagi tingkatkan produktivitas dan kemandirian di sektor pangan dan energi. Lakukan secara fokus dengan skala yang masif. Dikawal, dimonitor agar betul-betul berjalan,” ungkapnya.
Keempat, Presiden meminta peningkatan investasi yang akan menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya. Untuk itu, Presiden meminta agar pelayanan perizinan terus disederhanakan dan dipercepat sehingga akan menarik investasi.
“Kita tidak dapat lagi bergantung pada APBN dan APBD, hati-hati mengenai ini. Oleh sebab itu, kita harus kreatif mencari sumber-sumber pembiayaan baru yang inovatif dengan terus meningkatkan kemudahan berusaha dan daya tarik investasi,” jelasnya.
Kelima, tahun depan, pemerintah kembali memulai defisit di bawah tiga persen PDB sesuai dengan ketentuan regulasi. Karena itu, Presiden meminta agar perencanaan betul-betul dirancang dengan rinci, detail, dan tepat.
“Lakukan penajaman belanja, sehingga kualitas belanja makin baik makin meningkat. Optimalkan penerimaan perpajakan,” imbuhnya.
Keenam, agenda-agenda strategis untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) harus terus berjalan. Selain itu, percepatan kemiskinan ekstrem, angka stunting yang kedua harus diturunkan.
“Peningkatan kualitas SDM melalui transformasi di bidang kesehatan, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, dan juga up-skilling dan re-skilling tenaga kerja agar semakin produktif dan kompetitif,” lanjutnya.
Ketujuh, Presiden meminta jajarannya mempersiapkan pelaksanaan pemilu, yang tahapannya dimulai pada bulan Juni tahun 2022. Presiden meminta seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten dan kota mendukung pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
“Termasuk tentu saja dukungan anggaran baik dari APBN dan APBD agar pemilu terselenggara dengan baik, sukses, dan lancar” tutupnya
Menanggapi sambutan Presiden Jokowi, Bupati HSS mendukung segala program yang disampaikan pemerintah pusat tersebut.
“Intinya bagaimana kita membuat perencanaan yang lebih baik sehingga kita bisa merespon kemungkinan-kemungkinan terburuk ditahun yang akan datang salah satunya bagaimana kita dapat memanfaatkan produk dalam negeri,” ucap Bupati
Lebih lanjut Bupati HSS bersyukur bisa mendapatkan penghargaan khusus tersebut dari Bappenas di tengah pandemi Covid-19.
“Ditengah-tengah pandemi kita berhasil menurunkan angka kemiskinan. Tentu sangat bersyukur sekali kita. Penurunan tidak hanya satu dua orang akan tetapi kolaborasi semua perangkat daerah di Kab. HSS. Insyaallah kalau nanti tahun depan kita ikut lagi akan kita tampilkan produk dan berkolaborasi agar ada produk yang bisa dilihat, tahun ini kan kita hanya menampilkan kemampuan kolaborasi dalam suatu masalah sedangkan beberapa daerah lainnya sudah menampilkan produk insyaallah apabila provinsi menunjuk kita lagi akan kita siapkan produknya,” tuturnya
(KOMINFO/HSS/SR/2022)