“BUPATI HSS TERIMA AUDIENSI BNN KABUPATEN HSS”
Mengawali kegiatannya, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Drs.H.Achmad Fikry,M.AP menerima silaturahmi sekaligus audiensi dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) HSS, yang dipimpin oleh Kepala BNN Kab.HSS Agus Winarti, S.KM, M.PH dan beserta jajarannya. Bertempat diruang kerja Bupati HSS. Kamis 27 Januari 2022.
Adapun dalam audiensi ini, melalui Kepala BNN Kab.HSS menyampaikan hasil kerja program pada tahun 2021 dan rencana pelaksanaan tugas dan program-program yang akan dilaksanakan di tahun 2022. Kembali diusulkan yaitu salah satu program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2021 tetap berlanjut. Pada kesempatan itu disampaikan juga usulan desa-desa yang menjadi katagori untuk program Desa Bersinar.



Kepala BNN juga menyampaikan hasil pelaksanaan Inpres no.2 tahun 2020 oleh OPD terkait untuk program Rencana Aksi Nasional (RAN) dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) berupa Mou dengan Pemerintah Daerah Kab HSS bersama OPD terkait dalam kegiatan P4GN.
“Kami berharap dukungan penuh dari Kepala Daerah yaitu Bapak Bupati HSS dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), serta BNN akan melakukan koordinasi segera ke SKPD terkait seperti Kesbangpol, Dinas PMD, dan Kecamatan-kecamatan sampai ke desa – desa”, Kata Kepala BNNK.

Pada kesempatan itu, menanggapi laporan yang telah disampaikan oleh Kepala BNNK HSS. Bupati HSS Drs. H. Achmad Fikry, M.AP memberikan arahannya dan masukannya untuk semua kegiatan program-program yang sudah dijalankan maupun rencana kegiatan program yang akan dilakukan BNNK HSS di tahun 2022.
“Dengan berbagai program yang ada, BNNK HSS dapat melibatkan Dinas PMD siapa tahu ada kegiatan – kegiatan yang diluar dari daftar isian pelaksanaan anggaran BNN, mungkin dari dana – dana desa juga bisa dapat diarahkan untuk dana sosialisasi dan kampanye Narkoba di desa”,kata Bupati.
Dikatakan juga, jadi program Desa Bersinar ini tidak terlalu bertumpu dengan dana pemerintah pusat dan pemerintah daerah mungkin akan di back up dulu oleh Desa, sehingga desa tanggung jawabnya lebih besar, “misalkan dana desa yang diarahkan tidak besar, namun program Desa Bersinar paling tidak menjadi tanggung jawab mereka juga”, tambahnya.
Bupati mengharapkan program – program yang nanti telah dilakukan BNNK selesai maupun dari pembinaan kabupaten dan pusat tidak boleh terhenti, program harus berkesinambungan dari awal melibatkan orang banyak dan manfaatnya dirasakan, “akhirnya mereka akan melanjutkan program tersebut terus berlanjut, kita tidak ingin selesai program habis tidak ada kesinambungan”,tambahnya.