PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

PPID Kab. Hulu Sungai Selatan

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kab. Hulu Sungai Selatan

Hulu Sungai Selatan Tuan Rumah Raker Optimalisasi Pendapatan Daerah se Kalimantan Selatan

Rapat kerja (Raker) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapenda), Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD), dan Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) kabupaten/ kota se-Kalimantan Selatan (Kalsel) dilaksanakan di Gedung Pramuka Kandangan, Senin (28/06).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati HSS Drs. H. Achmad Fikry, M.AP dan juga sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.
Sebelum raker dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan Peresmian Operasional Kantor Kas Bank Kalsel pada Ruang Pelayanan BPKPD Kab. HSS yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kepala BPKPD Kab. HSS dan Kepala Bank Kalsel Cabang Kandangan, yang disaksikan Bupati HSS dan Direktur Utama Bank Kalsel.
Dilanjutkan dengan Launching Penerapan Alat Rekam Transaksi Pajak Hotel dan Restoran yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis alat rekam transaksi dari Kepala Bank Kalsel Cabang Kandangan kepada Kepala BPKPD Kab. HSS.
Dalam sambutannya Bupati HSS Drs. H. Achmad Fikry, M.AP menyampaikan Kab. HSS memiliki potensi pertanian dalam arti luas dan itu merupakan unggulan daerah. Tahun 2021 sampai dengan 2024 Kab. HSS akan dijadikan daerah pengembangan ikan gabus yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian.
Lebih lanjut Bupati mengatakan Kab. HSS merupakan kawasan Geopark Meratus dan kawasan strategis Pariwisata Nasional. Di tengah pandemi covid-19, kawasan wisata telah dibuka meskipun dengan terbatas dan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.
“Kami juga memiliki potensi UMKM, baik industri kecil maupun industri rumah tangga dan pengrajin lainnya berupa Gerabah dan Logam. Potensi-potensi tersebut menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah,” ucapnya.
Sejak pandemi, Pemerintah Daerah sendiri telah berupaya meringankan beban masyarakat dengan menghapus serta mengurangi pajak bagi masyarakat.
Seusai membuka kegiatan, dalam wawancaranya Bupati HSS H. Achmad Fikry mengatakan hari ini rapat kerja se Kalsel pada hari ini mengusung tema “Membangun Sinergi Dalam Upaya Optimalisasi Pajak Daerah” dengan harapan dapat meningkatkan sinergi dan pendapatan daerah.
“Tadi Ketua FKPPD menyatakan ditengah pandemi covid-19 semua kabupaten/kota merasakan dampak penurunan pendapatan daerah sehingga melalui kegiatan ini disinergikan, sebab pendapatan daerah itu ada yang di provinsi serta dibagi untuk kabupaten/kota, yang cukup kreatif tadi ada sarang burung walet, makanya tadi dihadirkan Kepala Balai Karantina,” ungkapnya.
Bupati berharap semoga dengan rapat kerja hari ini masing-masing kabupaten/kota sepakat apa langkah yang harus dilakukan kedepan untuk meningkatkan pendapatan daerah, pajak, dan retribusi.
“Sekali lagi pajak tidak untuk memberatkan masyarakat, jadi masyarakat yang punya kelebihan pendapatan sarang burung walet tentu wajib membayar pajak,” tegas Bupati.
Lebih lanjut Bupati menjelaskan untuk alat perekam yang tadi telah diresmikan, itu sesuai dengan harapan KPK, semua pendapatan daerah banyak yang belum tertarik seperti rumah makan dan restoran, sehingga ada kewajiban Bank Kalsel membantu Pemerintah dengan alat perekam.
“Mudah-mudahan dengan alat perekam itu nanti pendapatan daerah kita bisa lebih meningkat. Syaratnya adalah, semua kita yang datang menikmati makan di restoran atau rumah makan yang menginap di hotel, itu minta struk kita makan, struk menginap, sehingga itu memastikan kita bayar dan disana tercantum pajak yang harus di setorkan ke kas daerah,” jelasnya.
Bupati mengingatkan kepada masyarakat, jangan lupakan untuk minta struk saat makan ataupun menginap, karena sudah ada alat perekam sehingga memudahkan Pemerintah mengontrol sejauh mana kesadaran membayar pajak melalui pajak restoran termasuk perhotelan.
“Sejauh mana ketaatan pengelola rumah makan, restoran, perhotelan, juga membantu pemerintah untuk membumikan pajak. Sekali lagi dengan cara ini kita bisa meningkatkan pendapatan daerah kita yang pada akhirnya akan kembali ke masyarakat, jadi mudah-mudahan hari ini berjalan dengan baik dan lancar kegiatannya,” tutur Bupati menutup wawancara.
Sebelumnya, Kepala BPKPD Kab. HSS Drs. H. Nanang FMN, M.Si dalam laporannya selaku Panitia Pelaksana mengungkapkan pelaksaan ini seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020, namun seiring meluasnya pandemi covid-19 sehingga pelaksanaan kegiatan ini ditunda, hingga akhirnya bisa dilaksanakan pada tahun 2021 dengan kapasitas terbatas yaitu diberi kuota maksimal 4 orang setiap kabupaten/kota untuk menghadiri.
Narasumber pada raker ini, yaitu Direktur Utama Bank Kalsel yang diwakili Divisi Dana dan Jasa Hambali, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin drh. Nur Hartanto, MM, dan Kepala Kanwil DJP KalselTeng yang diwakili Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Drs. Sudarmawan Haris Hartadi, MT.
Raker ini turut dihadiri Kepala Bakeuda Prov. Kalsel Agus Dyan Nur, SE, MM, AK, CA, Ketua Forum Komunikasi Pengelola Pendapatan Daerah Kalsel Drs. Rustam Effendi, M.AP, Kepala Bakeuda, Bapenda, BPPRD, BPKPD Kabupaten/Kota Se Kalimantan Selatan beserta jajaran.
(Kominfo-HSS/Agtf/28062021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas