Antusias Generasi Milenial Ikuti Pelatihan Kepengurusan Jenazah
Menjadi seorang pengurus jenazah merupakan suatu pekerjaan yang sangat mulia. Di era globalisasi dan modern ini, kebanyakan yang menggeluti profesi tersebut sudah berusia lanjut (tua).
Menanggapi hal tersebut, pada hari Jumat (28/5) digelar Pelatihan Kepengurusan Jenazah melalui Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dengan tema Pengenalan Teori Dan Praktik Pengurusan Jenazah Sesuai Syariat Islam, bertempat di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Kandangan.

Kegiatan pelatihan ini mendapat aspirasi secara langsung oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad, S.AP, MA, yang sekaligus membuka secara resmi pelatihan tersebut, yang diikuti sebanyak 50 orang peserta dari generasi millennial.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Perwakilan Ketua STAI DU Kandangan bagian Kemahasiswaan Erma Sauva Asvia, S.Th.I, M.Ag, dan Sekretaris MUI Kab HSS Ust. H. Hairani serta Pemateri acara H. Abdul Wahid dan Siti Hasanah, S.Ag.
Adapun pelatihan ini bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSS, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam dan Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam.
Dalam kesempatan ini, sambutan tertulis Bupati HSS Drs. H. Achmad Fikry, M.AP yang dibacakan Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, S.AP, MA mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan pengurusan jenazah pada hari ini,
dimana kegiatan ini terselenggara atas peran aktif dari mahasiswa pendidikan bahasa Arab yang bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam dan Himpunan Mahasiswa Hukum Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Kandangan.
“Saya menyambut baik atas kegiatan pelatihan hari ini, karena banyak manfaat yang dapat kita peroleh, saya berharap sekiranya kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkala dan terjadwal dengan baik sehingga kegiatan pelatihan pengurusan jenazah dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, tentunya menjadi ajang penyamaan persepsi dan pendalaman agama dalam rangka menunaikan kewajiban terhadap sesama umat Islam,” tuturnya.
Terakhir disampaikan, Wakil Bupati HSS berpesan kepada semua peserta yang hadir agar kiranya dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Untuk kemudian menyampaikan lagi kepada saudara-saudara kita yang belum berkesempatan hadir pada hari ini, agar ilmu yang bermanfaat dapat tersebar bagi kita semua.
Saat diwawancarai, Wakil Bupati HSS mengatakan merasa sangat senang atas kerjasama STAI Darul Ulum dengan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten HSS pada kegiatan pelatihan pengurusan dan memandikan jenazah secara Islam yang dimana para pesertanya adalah generasi muda milenial sebagai penerus pengurus jenazah yang berusia lanjut.
“Perlu disiapkan generasi yang berkompeten dalam hal ini, sebab di setiap kampung belum tentu ada orang yang memiliki kemampuan untuk memandikan jenazah. Terkadang apabila sedang diperlukan, maka harus mencari orang yang dapat mengurus jenazah dari kampung lain,” kata Wakil Bupati HSS.
“Hari ini kan jumlah yang dilatih ada 50 orang, ini peserta yang diminta secara sukarela mendaftar, tentu mereka sudah benar-benar siap dan kita berharap sebagaimana sambutan Bupati setelah ini ada kegiatan-kegiatan lagi lanjutannya, ini kegiatan yang mulia dan langka oleh karena itu kami sangat mengapresiasi sekali dengan sangat bahagia. Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan kami bisa berhadir di tempat ini”, ungkap Wakil Bupati HSS.
Muhammad Lukman, salah satu peserta, mengatakan, “Alhamdulillah untuk motivasinya pada kegiatan hari ini. Seperti kita ketahui di zaman sekarang ini di desa-desa atau kampung, seorang pengurus jenazah sulit sekali ditemukan, bahkan kita harus mencari di kampung lain padahal setiap kampung itu perlu adanya orang-orang yang mampu untuk melakukan pemandian jenazah”, kata Lukman.